undangan rakernik

4 Maret 2010

Di mohon kehadiranya kepada semua pengurus dan komisariat puk-fspmi pt jembo cable company tbk


Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia

4 Maret 2010

KANTOR CABANG FSPMI TANGERANG
JL. RAYA TANGERANG KM. 10,5
BITUNG JAYA CIKUPA-TANGERANG
TEL/FAX. (021)59402962 email:
fspmitangerang@yahoo.co.id

ABOUT FSPMI

Pada era reformasi di Indonesia tahun 1998 telah membuahkan diratifikasinya Konvensi ILO No. 87 tentang kebebasan berserikat dan perlindungan hak untuk bernegosiasi dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 83 tahun 1998 bertampak tumbuh dan berkembangnya organisasi serikat pekerja / serikat buruh, satu diantaranya adalah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Dalam pada itu diselenggarakan suatu Musyawarah Nasional Luar Biasa Serikat Pekerja Logam, Elektronika dan Mesin SPSI Reformasi tang 4 – 7 Pebruari 1999 di Garut, Jawa Barat yang semangat dan idenya bermaksud mengkonsolidasi gerakan buruh reformis untuk memurnikan kembali gerakan buruh di Indonesia sesuai cita-cita dan cirri universal gerakan buruh yang demokratis, independen, bebas dan representatif, yang kemudian peristiwa ini merupakan tonggak sejarah terbentuknya organisasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia dan juga ditetapkan sebagai Kongres I.

PROGRAM AKSI FSPMI

Untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut maka pada Kongres II FSPMImenetapkan Program Aksi FSPMI yang harus ditangani yaitu :

1.   Konsolidasi dan Revitalisasi Organisasi

  • Mengorganisir pekerja yang belum terorganisir dengan target jumlah anggota 250.000 orang dan 300 unit kerja
  • Restrukturisasi otoritas organisasi dari system unitaris menjadi system federatif
  • Menguatkan fungsi dan peran Sekretariat Jenderal dan Serikat Pekerja Anggota
  • Membentuk dan mengoptimalkan fungsi tim audit sebagai prinsip dan metode kerja organisasi yang transparan dan bertanggung jawab anggota 250.000 orang dan 300 unit kerja

2.   Perlindungan dan Pembelaan

  • Mengupayakan terealisasinya konvensi inti ILO mengenai hak-hak mendasar dalam pekerjaan dan undang-undang ketenagakerjaan
  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
  • Membentuk Lembaga Bantuan Hukum dan tim advokasi Perburuhan
  • Memantau pelaksanaan Kebijakan Perlindungan Tenaga Kerja dan Pengawasan
  • ketenagakerjaan

3.   Ekonomi dan Kesejahteraan

  • Berperan aktif dalam mewujudkan sistem perekonomian yang berkeadilan sosial
  • Mempromosikan terwujudnya perundangan pengupahan sebagai acuan system
  • pengupahan nasional dan system upah sektoral
  • Memperjuangkan terlaksananya jarring pengaman sosial melalui jaminan sosial
  • tenaga kerja dan jaminan pemeliharaan kesehatan
  • Mendorong tumbuhnya koperasi pekerja di setiap perusahaan
  • Mempromosikan pembentukan jaminan dana pensiun

4.   Pemberdayaan Pekerja Perempuan

  • Membentuk biro perempuan di seluruh perangkat organisasi
  • Mempromosikan pekerja perempuan untuk aktif dalam berorganisasi
  • Mensosialisasikan dan mengkampanyekan permasalahan Gender

5.   Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3)

  • Mendorong aktifnya Panitia Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Mensosialisasikan undang-undang dan peraturan K3
  • Mengawasi pelaksanaan Kebijakan dan Perundang-undangan K3
  • Melakukan lokakarya K3 sesuai prioritas

6.   Konsolidasi Keuangan

  • Mendorong disiplin anggota dalam membayar iuran
  • Konsisten melaksanakan keputusan Kongres II tentang mekanisme

pembayaran iuran anggota

  • Menyusun program anggaran penerimaan dan pengeluaran organisasi
  • Meningkatkan disiplin dan professional dalam administrasi keuangan
  • Menyusun dan menyiapkan data keuangan untuk auditor serta secara berkala dilaporkan

7.   Pendidikan, Pelatihan dan Kaderisasi

  • Membangun kemampuan organsasi melalui aktifitas pendidikan yang terstruktur dan terencana
  • Menyusun pedoman kurikulum pendidikan dan standardisasi juru didik
  • Melaksanakan pelatihan-pelatihan kaderisasi, peningkatan kemampuan kepemimpinan dan pengorganisasian
  • Aktif dan bekerjasama dalam pelaksanaan aktifitas pendidikan dengan organisasi-organisasi perburuhan internasional

8.   Membangun Solidaritas Pekerja

  • Membangun dan membina kerjasama dengan serikat pekerja / serikatburuh sebagai bentuk solidaritas kaum pekerja
  • Bedrperan aktif menjadi dan sebagai anggota International Metalworkers Federation (IMF)
  • Membentuk dan menjadi anggota Konfederasi di tingkat Nasional

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.